AccommodationNews Update

Bambang Pramusinto: Kebersamaan Modal Team Work

TRAVIAMGZ.com, JAKARTA – Bagi Bambang Pramusinto, seseorang yang sudah berada di zona nyaman dalam pekerjaan harus keluar untuk mendapat tantangan baru dalam hidupnya.

Tantangan yang dihadapi juga tidak boleh keluar dari passion yang dikuasai, sehingga hasilnya adalah pengalaman dan wawasan yang kian terasah dan bertambah.

Hal tersebutlah yang membawa, pria kelahiran Semarang ini, menyukai tantangan khususnya di industri perhotelan khususnya dalam membangun dan mengembangan hotel. “Passion saya memang di hotel, saya suka sekali berkecimpung di industri perhotelan,” ujarnya kepada TRAVIA, beberapa waktu lalu.

Dunia perhotelan memang memilki daya tarik tersendiri bagi Bambang. Malang melintang di berbagai hotel lebih dari dua dekade menjadikannya sosok yang memahami seluk beluk dalam pengembangan dan persaingan di industri ini. Memulai karier dari nol hingga dipercaya memegang posisi general manager tidak membuatnya pupus untuk terus mengupgrede diri.

“Saya lebih suka tantangan, khususnya dalam membangun hotel pre opening, biasanya saya harus mengcreate paling lama satu hingga dua tahun,” imbuh bapak dua orang anak ini. Banyak strategi yang dilakukan agar hotel yang dibangun mampu bersaing dan booming di masyarakat, khusus para pebisnis maupun wisatawan yang berkunjung. Menurut Bambang, bantuan teknologi seperti media sosial menjadi senjata yang ampuh untuk promosi saat ini.

“Dalam satu tahun operasional, tahap branding sangat luar biasa dilakukan, biasanya kita memanfaatkan media sosial seperti Instagram, facebook dan lainnya,” sebut dia. Tantangan yang lain adalah SDMnya karena, Bambang menambahkan, paling banyak SDM direkrut dari masyrakat lokal, sehingga bimbingan dibutuhkan sehingga mampu beradaptasi dengan cepat sesuai dengan standar hotel.

“Kemudian adalah perizinan yang berkaitan dengan pemerintah setempat. Industri ini harus disupport karena berhubungan dengan kemajuan daerah tersebut,” katanya. Dan yang paling seru adalah menciptakan suasana kebersamaan dan kekeluargaan dengan tim. “Kita set up bersama-sama dengan tim mulai dari nol hingga terbangun dan hotel beroperasi. Karena kebersamaan adalah modal teamwork,” jelas alumni lulusan Perhotelan Sahid Jakarta pada 1993.

Teamwork atau kerjasama tim adalah harga mati untuk membangun sebuah hotel. Semangat kebersamaan harus tumbuh dan mengakar dalam lingkunan, sikap untuk saling peduli atar sesame anggota tim dan sikap untuk saling membantu sangat dibutuhkan dalam kesuksesan membangun hotel baru tersebut. (*)

 

 

KOMENTAR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker