Travel Story

Chelsea Elizabeth Islan: Berani Bermimpi untuk Papua

TRAVIAMGZ.COM, JAKARTAPembangunan Provinsi Papua dan Papua Barat memang menjadi prioritas di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Saking seriusnya, Presiden Jokowi sampai turun langsung untuk mengecek kondisi tanah Papua diberbagai kesempatan.

Pemerataan pendidikan salah satu hal yang prioritas, di wilayah perkotaan, siswa dengan mudah mengakses pendidikan berkualitas, lalu bagaimana dengan daerah terpencil? Kerisauan terhadap minimnya akses pendidikan turut mengusik Chelsea Elizabeth Islan yang peduli terhadap Bumi Cendrawasih.

Berkesempatan menjadi Brand Ambassador Wahana Visi Indonesia (WVI), akrtris kelahiran Washington, D.C, 2 Juni 1995 ini tidak berpikir dua kali untuk menolak terbang menuju tanah Papua. “Sudah lama banget ingin ke Papua. Di Papua banyak anak kecil yang butuh bantuan, perhatian, kasih sayang kita, kita di sini membangun Honai Belajar Anak,” tuturnya dalam video singkat yang diposting di salah satu media sosialnya.

Dalam video kurang dari satu menit tersebut, Chelsea yang membintangi sejumlah judul film di antaranya Refrain, Street Society, Merry Riana : Mimpi Sejuta Dolar dan Dibalik 98 serta Ayat Ayat Cinta 2, memperlihatkan aktivitasnya bermain dan belajar dengan anak-anak di Distrik Napua, Papua.

Tidak hanya itu, Chelsea yang bermain apik di komedi situasi Tetangga Masa Gitu, juga menuliskan rasa bersyukurnya terhadap kesempatan untuk membantu dan memberikan motivasi kepada 180 anak yang selama ini belajar menumpang di kantor kepala desa.

“Terima kasih atas kesempatan ini, menjadikan aku sebagai Ambassador dari Berani Mimpi 2017 yang diinisiasi oleh Wahana Visi Indonesia. Aku hadir untuk meresmikan Honai Belajar Anak yang dibangun sebagai misi dari berani mimpi,” tulisnya.

Honai Belajar Anak ini dibangun atas kebutuhan di Distrik Napua, di mana ada 180 anak yang selama ini harus menumpang di kantor kepala desa untuk bersekolah. Honai Belajar Anak ini adalah PAUD yang difungsikan sebagai sarana belajar anak-anak, taman membaca dan juga tempat pelatihan bagi para ibu.

“Aku bangga dan senang bisa menjadi bagian dari kampanye Berani Mimpi, karena selain bisa membantu anak-anak Papua untuk bisa punya bangunan sekolah, selain itu, aku juga bisa mengajak anak-anak muda Indonesia lainnya untuk juga turut ambil bagian untuk mensejahterakan kehidupan anak-anak di Papua. Honai Belajar Anak sudah resmi dibuka untuk adik-adik di Desa Sapalek, untuk meraih ilmu dan mewujudkan cita-cita mereka. Berani Mimpi untuk Papua,” sambungnya. (*)

KOMENTAR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker