Aviation StoryNews Update

Kemenhub Instruksikan Peningkatan Kewaspadaan Keamanan di Bandara

TRAVIAMGZ.com, JAKARTA – Pasca serangan bom di Surabaya, Jawa Timur. Kementerian Perhubungan melalui Dirjen Perhubungan Udara mengeluarkan surat edaran bernomor : Inst 03 tahun 2018 tentang Instruksi Peningkatan Kewaspadaan Keamanan di Bandar udara.

Instruksi tersebut berlaku sejak Senin, 14 Mei 2018 dan diarahkan kepada semua operator di bidang penerbangan mulai dari pengelola bandara, regulasi agen, maskapai penerbangan nasional maupun asing serta pengelola navigasi penerbangan (AirNav Indonesia).

Surat edaran dikeluarakan berdasarkan instruksi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat memeriksa operasi bandara pasca bom di Kota Pahlawan. “Instruksi ini memang tidak terlepas dari rentetan peristiwa terkait terorisme yang dimulai dari Mako Brimob Depok, hingga bom bunuh diri di beberapa tempat di Surabaya,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Agus Santoso.

Lebih lanjut Agus menjelaskan, instruksi juga meliputi pengawasan ketat terhadap objek-objek penerbangan termasuk bandara yang merupakan objek vital nasional yang bisa menjadi objek menarik bagi para teroris.

Sebagaimana diketahui, total ada tiga gereja di Surabaya dibom, Minggu (13/5/2018). Bom bunuh diri tersebut menewaskan beberapa orang. Ledakan pertama, terjadi di Gereja Santa Maria Tak Bercela, Ngagel, disusul kemudian ledakan di GKI Diponegoro dan GPPS Sawahan. (*)

KOMENTAR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker